Kultum Zuhur PA Taliwang: Menguatkan Spirit Ibadah Menjelang Bulan Suci Ramadhan

Taliwang, 25 Februari 2026 – Dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritual dan meningkatkan kualitas keimanan aparatur peradilan, Pengadilan Agama Taliwang melaksanakan kegiatan ceramah singkat (kultum) selepas sholat Zuhur berjamaah. Kegiatan ini merupakan program rutin Pengadilan Agama Taliwang menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, sebagai upaya mempersiapkan mental dan spiritual seluruh aparatur pengadilan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada siang hari bertempat di Masjid Al-Ikhlas Pengadilan Agama Taliwang. Sebelum acara kultum dimulai, seluruh pegawai Pengadilan Agama Taliwang terlebih dahulu melaksanakan sholat Zuhur berjamaah yang diimami langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Taliwang, Ahmad Zuhri, S.H.I., M.Sy. Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama yang berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan.

Selepas rangkaian ibadah tersebut, acara kultum dimulai. Pada kesempatan ini, kultum disampaikan oleh Juru Sita Pengadilan Agama Taliwang, M. Fauzi, S.H. Dalam ceramahnya, penceramah mengingatkan kembali kepada seluruh jamaah bahwa tujuan utama penciptaan manusia tidak lain adalah semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT.

Hal tersebut ditegaskan dengan menyampaikan dalil nash Al-Qur’an Surah Adz-Dzariyat ayat 56, yang menjelaskan bahwa manusia dan jin diciptakan hanya untuk menyembah Allah. Ayat ini menjadi pengingat penting agar setiap insan senantiasa meluruskan niat dalam setiap aktivitas kehidupan, khususnya dalam menjalankan tugas kedinasan sebagai aparatur peradilan.

Lebih lanjut, penceramah menjelaskan bahwa ibadah tidak hanya terbatas pada ibadah mahdhah seperti sholat, puasa, dan zakat, tetapi juga mencakup ibadah ghairu mahdhah, yaitu seluruh perbuatan dan aktivitas yang diniatkan untuk mencari ridha Allah SWT, termasuk bekerja secara profesional, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan kultum rutin ini, Pengadilan Agama Taliwang berharap seluruh pegawai dapat mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan peningkatan keimanan, ketakwaan, serta integritas moral, sehingga nilai-nilai ibadah dapat tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. ^Muhammad Dian Mas'udi