PA Taliwang Ikuti Pembinaan Teknis Yustisial Secara Virtual yang Diselenggarakan oleh PTA Mataram

Taliwang, Kamis (13/11/2025) — Pengadilan Agama (PA) Taliwang mengikuti kegiatan Pembinaan Teknis Yustisial bagi Tenaga Teknis yang diselenggarakan secara virtual oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Mataram pada Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.15 WITA hingga 09.15 WITA, bertempat di Ruang Media Center PA Taliwang.

Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh seluruh tenaga teknis PA Taliwang, antara lain Ketua, para Hakim, Panitera, para Panitera Muda, para Panitera Pengganti, serta jurusita, dengan penuh antusias. Pembinaan dipimpin langsung oleh Ketua PTA Mataram, Drs. Moh Yasya, S.H., M.H. yang menyampaikan sejumlah arahan penting terkait peningkatan kualitas teknis yustisial di lingkungan peradilan agama.

Dalam arahannya, KPTA Mataram menegaskan kembali tugas dan fungsi pengadilan tingkat banding, yaitu melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap satuan kerja (satker) pengadilan tingkat pertama di wilayahnya. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan diskusi teknis seperti ini akan dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali, guna mempersempit disparitas pemahaman antara PTA dan pengadilan tingkat pertama (PA).

Lebih lanjut, KPTA Mataram menekankan pentingnya bagi seluruh tenaga teknis untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dengan banyak membaca dan memahami aturan-aturan hukum perdata agama, serta selalu memperbarui pengetahuan terhadap Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) yang terbaru.

Khusus bagi Panitera Pengganti (PP), beliau mengingatkan agar selalu teliti dalam pembuatan Berita Acara Sidang (BAS), karena kesalahan dalam BAS dapat berakibat fatal, bahkan dapat menyebabkan putusan batal demi hukum. Hal serupa juga disampaikan kepada Jurusita (JS) agar memastikan setiap relaas dibuat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebab kekeliruan dalam relaas pun dapat mengakibatkan konsekuensi hukum yang sama.

KPTA Mataram juga menegaskan pentingnya peran pimpinan satker dalam meningkatkan kepatuhan pelaksanaan tugas-tugas yang telah diamanahkan oleh Mahkamah Agung (MA), serta menanamkan semangat loyalitas yang benar.

“Loyalitas itu bukan kepada person to person (pimpinan), tetapi kepada lembaga,” tegas beliau.

Sebagai penutup, KPTA Mataram mengajak seluruh satuan kerja tingkat pertama untuk lebih aktif dan berkelanjutan dalam mengadakan diskusi-diskusi hukum internal, agar seluruh aparatur pengadilan dapat terus memperkaya pengetahuan, mengikuti perkembangan zaman, dan mampu menjawab tantangan problematika hukum yang semakin kompleks.

Kegiatan pembinaan berjalan dengan lancar, dan diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta integritas aparatur PA Taliwang dalam menjalankan tugas-tugas yudisial di masa mendatang. ^gta